Routine Evaluation Meeting

Routine Evaluation Meeting (R.E.M) adalah modifikasi dari program kerja tahun sebelumnya, Rapat Evaluasi Berkala (Ravala).

Apa yang baru di R.E.M?
R.E.M tahun ini diintegrasikan dengan kegiatan Question Hour. Question Hour adalah kegiatan 'konsultasi' subsi dengan Perwakilan Kelas, tidak hanya tentang program kerja dan kepengurusan subsi itu sendiri, tetapi sekaligus berupa wadah penyampaian kritik dan saran dari subseksi mengenai kepengurusan OSIS 09-10.

Apa saja yang akan dibahas di R.E.M?
R.E.M yang akan dilaksanakan pada pekan pertama Februari 2010 ini akan membahas tentang program kerja yang sudah atau akan dilaksanakan dalam waktu dekat, kaderisasi gabungan, dan tindaklanjut dari PK Goes To Class II.

Bagaimana teknis pelaksanaannya?
R.E.M akan dibagi menjadi 3-5 ruangan, 2 ruangan komisi ganjil, 2 ruangan komisi genap, dan ruangan DPH. Dan dalam setiap komisinya akan dihadiri oleh ketua dan komisi, ketua seksi, perwakilan subseksi, dan pembina subseksi secara bergiliran.

R.E.M akan dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu, 5 dan 6 Februari 2010, dengan pembagian sebagai berikut:

Jumat, 5 Februari 2010
DPH, Subseksi Rohani Islam, Koperasi Siswa, dan Subseksi Kesenian.

Sabtu, 6 Februari 2010
Sesi 1 (08.00):
DPH, Subseksi Rohani Kristen, Siera, Puapala, Kemasyarakatan, Media Siswa, Sains & Perpustakaan, dan Subseksi Olahraga.
Sesi 2 (09.00):
DPH, Subseksi Rohani Katolik, Pramuka, Teknologi & Soundsystem, dan PMR.

Calon Anggota Subseksi per 13 Januari 2010

Berikut ini adalah rekapitulasi jumlah calon anggota subseksi per 13 Januari 2010

Siera : 16 siswa
Puapala : 33 siswa
Kemasyarakatan : 14 siswa
Media Siswa : 94 siswa
Koperasi Siswa : 25 siswa
Teksound : 60 siswa
Sains & Perpustakaan : 24 siswa
Palang Merah Remaja : 4 siswa
Olaraga : 87 siswa
Kesenian : 50 siswa

Mengapa Berorganisasi itu Penting?

Kemampuan manusia secara umum dapat digolongkan menjadi dua, hard skill dan soft skill. Apabila hard skill merupakan kemampuan akademik, soft skill adalah istilah sosiologis yang merujuk pada sekumpulan karakteristik kepribadian, daya tarik sosial, kemampuan berbahasa, kebiasaan pribadi, kepekaan / kepedulian, serta optimisme.

Soft skill terbagi lagi menjadi dua jenis. Yang pertama adalah kualitas personal, antara lain: tanggung jawab, percaya diri, mampu bersosialisasi, self-management, dan integritas/kejujuran. Sementara yang kedua adalah interpersonal skill, yaitu kemampuan dalam berinteraksi, meliputi kepemimpinan, kemampuan bernegosiasi, mampu bekerjasama dalam tim, mampu berbagi ilmu dengan orang lain, serta dapat melayani klien/pelanggan. Soft skill paling dibutuhkan secara umum adalah interpersonal skill dan team working skill.

Hasil survei dari National Association of College and Employee (NACE), USA (2002), kepada 457 pemimpin, mengenai 20 kualitas penting seorang juara. Hasilnya berturut-turut adalah:
1.kemampuan komunikasi,
2.kejujuran/integritas,
3.kemampuan bekerja sama,
4.kemampuan interpersonal,
5.beretika,
6.motivasi/inisiatif,
7.kemampuan beradaptasi,
8.daya analitik,
9.kemampuan komputer,
10.kemampuan berorganisasi,
11.berorientasi pada detail,
12.kepemimpinan,
13.kepercayaan diri,
14.ramah,
15.sopan,
16.bijaksana,
17.indeks prestasi (IP >= 3,00),
18.kreatif,
19.humoris, dan
20.kemampuan berwirausaha.

Survei diatas menunjukkan bahwa prestasi akademik belum dapat menentukan kesuksesan seseorang, justru soft skill yang berpengaruh besar dalam kesuksesan. Menurut CPA Journal, 20% kesuksesan ditentukan oleh hard skill dan 80% oleh soft skill.

Soft skill tidak dapat dipelajari dengan hanya membaca buku, namun diperlukan praktik secara langsung. Organisasi merupakan tempat yang sangat memadai untuk melatih soft skill. Walaupun dalam organisasi nantinya akan menguras tenaga, waktu, dan pikiran, namun disitulah poinnya. Kita akan dituntut untuk belajar untuk membagi waktu, mengefisiensikan tenaga, dan membuat skala prioritas.

Dalam hidup ini tidak ada segala sesuatu yang sempurna. Ada kalanya kita gagal, walaupun kita sudah all out dalam bekerja. Namun justru dari kegagalan itulah kita akan menginstrospeksi diri, dan dapat menjadikannya pelajaran untuk masa yang akan datang.

Ayo, mulailah berorganisasi! :)

referensi

Powered by Blogger.

Popular Posts

Back to Top